kependudukan dan faktor


Pengertian Demografi dan Ilmu Kependudukan
                Pengertian demografi : ilmu yang mempelajari tentang kependudukan dengan menggunakan studi matematik dan statistic terhadap jumlah pada suatu wilayah, dan didalamnya terdapat struktur /komposisi dan perkembangannya.
                Ilmu kependudukan adalah ilmu yang mempelajari penduduk suatu wialayah seperti jumlah penduduk,jumlah kelahiran,jumlah kematian dan migrasi.sedangkan demografi adalah ilmu yang membahas mengenai jumlah penduduk terutama membahas mengenai komposisi penduduk,perkembangan penduduk dan perubahannya dalam suatu area / wialyah.(Multilingual Demografic dictionary,1982)
                Demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan, meliputi ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan (Wikipedia: 2009)
Analisa kependudukan bertujuan menerangkan,Hauser :
a.            Informasi dasar tentang distribusi penduduk, karakteristik dan perubahan-perubahannya.
b.            Menanamkan sebab berubahan dari factor dasar tersebut.
c.            Menganalisa segala konsekuensi yang mungkin sekali terjadi dimasa depan sebagai hasil dari perubahan tersebut.
Analisis demografi formal dan studi kependudukan berdasarkan variable dependen dan independen.
Tipe studi
Independen variable (IV)
Dependen variable (DV)
Demografi formal
Variable demografi
-                      komposisi umur
-                      tingkat kelahiran

Variable demografi
-                      Tingkat kelahiran
-                      komposisi
Studi kependudukan
(tipe I)
Variable non demografi
-                      factor sosiologi mis: klas ekonomi
-                      factor ekonomi mis: kesempatan ekonomi
Variable demografi
-                      Migrasi keluar
Studi kependudukan
(tipe II)
Variable Demografi
-                      tingkat kelahiran
-                      migrasi keluar
-                      tingkat kematian
Fariabel non demografi
-                      kebutuhan pangan
-                      kemiskinan
-                      pertumbuhan ekonomi
                  

Sumber Data Demografi adalah
a.            sensus penduduk : proses keseluruan dari pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan penilaian data penduduk dan menyangkut ciri-ciri demografi sosial ekonomi dan lingkungan hidup.
b.            Registrasi : Merupakan proses pencatatan penduduk yang dilakukan oleh penduduk itu sendiri ketika terjadi perubahan jumlah penduduk ini dilakukan oleh depdragi melalui kantor setempat.
c.            Survei penduduk : Merupakan proses pencatatan informasi tentang penduduk berdasarkan kekhususan bidang kajian secara lebih luas dan mendalam. Survey penduduk dilakukan karena suatu sensus pendudduk dan registrasi penduduk memiliki keterbatasan dan kelemahan dalam proses kinerjanya.

TAHAPAN SENSUS DI INDONESIA
a.            Pemerintah memberiakan mandat pada badan pusat statistik untuk melakukan sensus dan BPS menyiapkan draft pertanyaan
b.            Melatih petugas sensus untuk mendapatkan data sensus dengan draf yang nanti dibawa.
c.            Membagi wilayah dalam wilayah pencacahan
d.            Wilayah dibedakan antara wilayah pedesaan pedesan dan wilayah perkotaan
e.            Pencacahan dilakukan dengan sistematis dengan sistem aktif dengan membawa draft data hari “H” tgl 30 juni
f.             Juga melaksanakan pencacahan potensi desa dan pemetaan desa
g.            Hasil sensus diolah oleh BPS dan diumumkan .
h.            Juga dilakukan sensus khusus perdasarkan sentral misalnya sensus pertanian, industry, survey angkatan kerja nasional dan lain-lain.

KONSEP YANG DIPERGUNAKAN OLEH SENSUS
a.            Penduduk yang dicacah
b.            Blok sensus
c.            Klasifikasi daerah perkotaan dan perdesaan
d.            Bangunan
e.            Rumah tangga
f.             Anggota rumah tangga.

Ruang Lingkup Ilmu Kependudukan
Demografi menekankan pada kajian-kajian sebagai berikut :
a. Besar atau jumlah, komposisi dan distribusi penduduk dalam suatu wilayah
b. Perubahan-perubahan dari jumlah penduduk, komposisi dan distribusinya.
c. Komponen-komponen dari perubahan tersebut
d. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan komponen tersebut
e. Konsekuensi dari perubahan baik jumlah, komposisi ataupun distribusi dalam komponen-komponen tersebut

Definisi Fertilitas
          Kelahiran atau fertilitas diartikan Proses lahirnya seorang bayi dari rahim perempuan dengan memiliki tanda-tanda kelahiran seperti menangis,bergerak dan bernafas. Jika tidak ada salah satu tanda kelahiran atau tanda kehidupan berarti anak bayi tersebut meninggal dunia.
Fekunditas : kemajuan wanita untuk menghasilkan keturunan
Infekunditas : ketidak mampuan fecundity
Subfekunditas : Kemampuan fekunditas dibawah rata-rata
Vital rates : pengukuran jumlah kelahiran pada tahun tertentu

Perhitungan tingkat Fertilitas
a.Tingkat Fertilitas Kasar (Crude Birth Rate / CBR).
    Rumusnya :
CBR =   B      x    k                    
           Pm
Dimana:
Pm = Penduduk pertengahan tahun
k    = Bilangan konstan 1000
B   = Jumlah kelahiran pada tertentu

b.Tingkat Fertilitas Umum (General Fertility Rate / GFR)
GFR  =       B          x   k
                          Pf(15-49)

Dimana :

B               = Jumlah kelahiran tertentu
Pf(15-49) =  Jlh penduduk Perempuan umur (15-49) pd pertengahan tahun
k               =  Bilangan konstanta 1000

c.Tingkat Fertilitas Menurut Umur (Age Specific Fertility Rate / ASFR )
ASFR  =       Bi        x  k       
                  Pfi

Dimana :
Bi    = Jumlah kelahiran bayi pada kelompok umur i
Pfi  = Jumlah perempuan kelompok umur i
k    = Bilangan konstanta 1000

d.Tingkat Fertilitas Menurut Urutan Kelahiran (Birth Order Specific Fertility Rates / BOSFR)
BOSFR  = Σ    Boi        x k  
                   Pf(15-49)              

Dimana :
Bo              = Jumlah kelahiran urutan ke i
Pf (15 49)  = Σ perempuan umur15-49 th pd pertengahan tahun
k                = bilangankonstan(1000)ke-1

Faktor yang mempengaruhi hubungan kelamin pada usia reproduksi
a.Umur memulai hubungan kelamin
b.Selibat permanen
c.Lamanya masa reproduksi yang hilang
d.Absitensi sukarela
e.Absitensi karena terpaksa(impotensi, sakit,  berpisah sementara yg tdk bisa dihindari)
f.Frekuensi hubungan seks

Faktor yang mempengaruhi tingginya rendahnya kelahiran adalah
a.Faktor Demografi , antara lain : Demografi, Struktur umur , struktur perkawinan , umur kawin pertama , paritas , disrupsi , dan proporsi yang kawin umur, perkawinan pertama, paritas, perkawinan,
b.Faktor non Demografi , antara lain : non-Demografi, Keadaan ekonomi penduduk , tingkat pendidikan , perbaikan status perempuan , urbanisasi dan industrialisasi penduduk, pendidikan, perempuan, kawin. industrialisasi.

Definisi Mortalitas :
          Kematian mortalitas adalah peristiwa hilangnya semua tanda-tanda kehidupan secara permanen yang bisa terjadi tiap saat setelah kelahiran hidup.(BudiUtomo ,1985)
         
Faktor Penyebab Kematian Bayi  ada 2 yaitu : 

a.Faktor Endogen adalah kematian bayi yang disebabkan oleh factor anak sejak lahir, diwarisi dari orang tuanya saat konsepsi atau di dapat ibunya selama kehamilan.
 b.FaktorEksogen adalah kematian bayi yang disebabkan oleh factor yang bertalian dengan lingkungan luar.
Macam-macam Kematian bayi di dalam rahim (intra uterin)
a.Abortus, kematian janin menjelang dan sampai 16 minggu.
b.Immatur, kematian janin antara umur kandungan di atas 16 minggu sampai pada umur kandungan 28 minggu.
c.Prematur, kematian janin di dalam kandungan pada umur di atas 28 minggu sampai waktu lahir.
3.  Macam-macam Kematian bayi di luar rahim (extra uterin)
a.Lahir mati (still birth), kematian bayi yang cukup masanya pada waktu keluar dari rahim, tidak ada tanda-tanda kehidupan.
b.Kematian bayi baru lahir (neo natal death) adalah kematian bayi sebelum berumur satu bulan.
c.Kematian lepas baru lahir (post neo natal death) adalah kematian bayi setelah berumur satu bulan teetapi kurang dari satu tahun.
d.Kematian bayi (infant mortality), kematian setelah bayi lahir hidup hingga berumur kurang dari satu tahun.

Rumus Perhitungan Jumlah  kematian adalah
a.Tingkat Kematian Kasar(Crude Death Rate ).
Rumus  Perhitungan Mortalitas
CDR =     D       x   k   
             Pm
D = Jumlah kematian pada tahun tertentu
Pm = Jumlah penduduk pada pertengahan  tahun tertentu
k = bilangan konstan 1000
                        
b.Tingkat Kematian Menurut Umur(Age Specific Death Rate) adalah jumlah kematian penduduk pd tahun tertentu berdasarkan klasifikasi umur tertentu

ASDRi = D i    x  k    
            Pm i
D i    = Jumlah kematian pada kelompok umur  tertentu
Pm i = Jumlah penduduk pada  pertengahan tahun pada kelompok umur
k     = bilangan konstan 1000

c. Tingkat Kematian Bayi (Infant Death Rate (IDR)/Infat Mortality Rate (IMR)
    IMR =  Do      x  k
                B
Do  = Jumlah kematian pada tahun tertentu
B   = Jumlah lahir hidup pada tahun tertentu
k   = bilangan konstan 1000

Sumber data kematian didapat dari :
a. registrasi penduduk
b. penelitian dan
c. estimasi atau perkiraan

Mobilitas Penduduk
Mobilitas  Penduduk adalah suatu proses gerak penduduk dari suatu wilayah menuju wilayah lain dlm jangka waktu tertentu.


Mobilitas penduduk ada dua macam yaitu :
          a. Mobilitas vertical (mempengaruhi perubahan status dalam masyarakat)
          b. Mobilitas Horizontal ( mempengaruhi geografis)

Sumber data mobilitas penduduk :
a.Sensus penduduk
b.Regristasi penduduk
c.Survai penduduk,dilakukan dengan melalui beberapa tahap yaitu :
1).Pendekatan Retrospektif: : menanyakan riwayat mobilitas penduduk yg dilakukan oleh pelaku mobilitas yg telah kembali daerah asal
2)Pendekatan Prospektif

4.Tahapan Masyarakat yaitu :
   masyarakat tradisional




  
   masyarakat awal transisi  
 
  masyarakat akhir transisi





      masyarakat maju
                               
  masyarakat sangat maju